Asuransi kini bagaikan jamur di musim hujan. Asuransi hadir dan tumbuh di mana-mana dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat akan pentingnya sebuah jaminan. Meski demikian, masih banyak masyarakat yang belum memahami arti pentingnya sebuah Asuransi. Fakta di lapangan menunjukkan berbagai fenomena yang mengindikasikan hal tersebut.

Sebagian masyarakat saat ini cenderung suka berfikir jangka pendek. Artinya, masyarakat tidak melakukan perhitungan dan perencanaan keuangan yang matang untuk masa depannya. Setiap pendapatan yang diperoleh tidak diatur untuk kebutuhan di masa depan dan hanya berorientasi pada kebutuhan saat ini.



Masyarakat yang tergolong “kaum eksekutif” pun terancam “miskin” di kehidupan tuanya. Hal ini terjadi karena gaya hidup konsumtif. Gaya hidup “besar pasak dari pada tiang” tanpa disertai investasi yang baik untuk masa depan akan menjadi ancaman tersendiri bagi kaum eksekutif sekali pun. Para pegawai pun dinilai tidak siap pensiun. Tabungan yang dikumpulkan selama bekerja masih dirasa belum mencukupi kebutuhan finansial kelas di masa Pensiun. Terlebih ketika faktor inflasi diperhitungkan.

Fakta lain yang meski dipersiapkan yaitu usia. Kita tidak pernah mengetahui kapan usia kita akan berakhir. WHO menyatakan bahwa 10% orang didunia meninggal karena usia. Artinya, setiap diri kita akan menghadapi tutup usia meski tidak diawali dengan sakit sekalipun. Penyebab meninggal dunia mayoritas adalah karena penyakit kritis seperti jantung, kanker, diabates, dan sebagainya. Sehingga, perlu upaya yang sungguh-sungguh mengenai hal ini.

Rentannya terjangkit penyakit juga menjadi alasan selanjutnya, mengapa kita perlu ikut sebuah asuransi. Munculnya berbagai jenis penyakit baru serta mahalnya biaya rumah sakit semestinya menjadi perhatian kita bersama akan pentingnya asuransi. Jika dihitung-hitung maka akan kita dapatkan kenyataan bahwa biaya pengobatan kesehatan di Indonesia akan selalu meningkat 10 hingga 14% setiap tahunnya. Tingginya tingkat kecelakaan lalu lintas serta kecelakaan kerja menjadi faktor selanjutnya. Selain itu, semakin mahalnya biaya pendidikan juga semestinya menjadi pertimbangan kita untuk mengambil langkah nyata dengan ikut asuransi.

Memilih Asuransi yang Tepat
Ketika kita memutuskan untuk memilih asuransi, maka langkah pertama yang harus ditekankan yaitu mencari asurasi yang sesuai dengan kebutuhan. Misalnya bagi kita yang bekerja atau mencari nafkah, maka asuransi yang dibutuhkan yaitu asuransi jiwa. Sedangkan, asuransi yang tepat bagi keluarga yaitu asuransi kesehatan. Selain itu untuk menjaga agar kita dpat terus mencari nafkah maka dibutuhkan asuransi kecelakaan, asuransi pekerjaan atau asuransi gagal panen bagi para petani. Asuransi yang tepat untuk kelangsungan pendidikan anak yaitu asuransi pendidikan. Jenis asuransi lainnya yaitu asuransi properti atau kepemilikan seperti asuransi rumah, asuransi mobil, asuransi bencana dan tak kalah pentingnya asuransi tabungan.

Setelah kita menentukan jenis kebutuhan asuransinya, maka selanjutnya kita juga harus menyesuaikan asuransi yang dipilih dengan kemampuan. Dalam hal ini kita bisa memilih besaran asuransi berkisar antara 10%-15% dari pendapatan. Pembayarannya bisa dilakukan tahunan, semester, triwulan, bulanan maupun sekali bayar kalau lagi ada rezeki.

Tips selanjutnya dalam memilih asuransi yang tepat yaitu pilihlah asuransi dari perusahaan asuransi yang sudah jelas terdaftar di OJK dan dilakukan oleh tenaga pemasar yang berlisensi atau sertifikasi dari AAJI dan AAUI. Kita juga harus mempelajari semua manfaat produk yang dibeli serta prosedur klaimnya dengan jelas, supaya mudah mendapatkan pengajuan. Sebaiknya kita tidak mudah tergoda dengan tawaran orang yang memmasarkan. Jika dirasa perlu kita bisa meminta contoh copy polis produk yang ingin dibeli untuk dipelajari, sebelum menjalankan pembelian.

Kita juga perlu selalu bersikap terbuka dan terus terang kepada tenaga pemasar dalam memberikan informasi yang mereka butuhkan, guna mengindari penolakan pada saat pengajuan klaim. Tak kalha pentingnya, pastikan telah membaca ulang ketentuan polis pada saat polis sudah jadi, apakah sudah sesuai dengan kesepakatan pada saat proses pembelian asuransi.

Salah satu asuransi yang dapat kita pilih adalah asuransi Astra Life. Asuransi ini dapat kita peroleh informasinya secara gamblang di astralife.co.id. Asuransi ini di keluarkan oleh PT ASTRA AVIVA LIFE atau Astra Life yang merupakan perusahaan penyedia asuransi jiwa kelas dunia. Sejarah berdirinya Astra Life dapat kita baca astralife.co.id. Astra Life berdiri sejak 17 Januari 2014. Persetujuan resmi dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) untuk lisensi bisnis di bawah nama PT ASTRA AVIVA LIFE (Astra Life) diperoleh tanggal 13 Agustus 2014 dan perusahaan diluncurkan secara resmi kepada publik dan media tanggal 27 November 2014.
 

Sejak diluncurkan secara resmi tahun 2014 Astra Life telah memperoleh beberapa pencapaian dan mempunyai kinerja positif sehingga perusahaan optimis untuk bisa menjadi salah satu dari lima asuransi jiwa terbesar di Indonesia. PT ASTRA AVIVA LIFE terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Demikian informasi mengenai pentingnya asuransi dan tips memilih asuransi yang teoat. Semoga bermanfaat!

0 comments:

Post a Comment

 
SangPengajar.com © 2016 | Contact Us | Pingin Punya Blog Keren?
Top