Hari ini aktivitas saya seharian hampir full berhadapan dengan laptop, sambil berdikusi jarak jauh dengan teman-teman kuliah yang tergabung dalam satu payung penelitian. Melalui diskusi hari ini, misteri  uji normalitas multivariat  pun dapat terkuak. Aktivitas ini harus saya kerjakan setelah berakhirnya pengambilan data pada penelitian yang saya lakukan. Penelitian saya mengangkat dua variabel terikat, sehingga datanya harus dianalisis secara multivariat. Sebagaimana yang kita ketahui dari berbagai buku statistik, analisis multivariat menuntut uji asumsi. Data yang akan dianalisis harus berasal dari populasi yang berdistribusi normal multivariat dan matrik varian kovarian antar populasi adalah sama (Johnson & Wichern, 2007: 285).
Uji asumsi yang pertama kita kenal dengan uji normalitas multivariat, dengan hipotesis sebagai berikut:
 Ho : Data berasal dari populasi yang berdistribusi normal multivariat
 Ha : Data berasal dari populasi yang tidak berdistribusi normal multivariat. 

Uji normalitas multivariat dilakukan dengan membuat scatter-plot antara jarak mahalanobis dengan Chi Square. Jika scatter-plot ini cenderung membentuk garis lurus dan lebih dari 50% nilai jarak mahalanobis kurang dari atau sama dengan  Chi Square, maka  Ho diterima artinya data berdistribusi normal multivariat.

Bagaimana melakukan uji normalitas multivariat dengan SPSS?
Uji normalitas multivariat dengan SPSS dilakukan dengan menentukan jarak mahalanobis  dari data yang kita miliki kemudian menghitung nilai chi squarenya. Setelah itu kita buat scatter-plot antara keduanya. Jika sudah kita hitung korelasi antara kedua data tersebut.
Langkah uji normalitas multivariat dengan SPSS
Pertama, siapkan data yang akan kita uji distribusi normalitas multivariatnya. Untuk memudahkan latihan kali ini, silahkan download data berikut. Buka data tersebut dengan program SPSS. Kita akan melakukan uji normalitas multivariat pada data peningkatan prestasi dan motivasi dari 22 siswa.

Setelah data terbuka pada program SPSS, klik menu Analyze kemudian pilih Regression lalu klik Linear. Langkah ini kita lakukan untuk menentukan jarak mahalanobis  dari data yang kita miliki.

Pada kotak dialog yang muncul isikan variabel Prestasi dan Motivasi di kolom Independent(s), lalu masukkan juga variabel jumlah di kolom Dependent. Selanjutnya silahkan klik Save.

Jika langkah anda benar maka akan muncul kotak dialog sebagai berikut:

Klik “Mahalanobis”  pada Distance lalu klik Continue. Jika langkah anda benar, maka akan muncul variabel baru di data anda yaitu MAH_1 yang merupakan jarak mahalanobis dari data yang kita miliki tersebut.
Sampai langkah ini maka anda telah berhasil menentukan jarak mahalanobis dari data yang kita miliki. Tutorial selanjutnya akan dibahas mengenai cara menghitung nilai Chi square yang akan dibandingkan dengan jarak mahalanobis.

Demikian tutorial mengenai uji normalitas multivariat dengan SPSS. Silahkan tuliskan masukan atau pun kritik pada kolom komentar untuk perbaikan tutorial ini. Semoga bermanfaat!

Referensi:
Johnson, R. A., & Wichern, D. W. (2007). Applied Multivariate Statistical Analysis. New Jersey: Prentice Hall.

6 comments:

 
SangPengajar.com © 2016 | Contact Us | Pingin Punya Blog Keren?
Top