Gegap gempita perayaan kemerdekaan Indonesia ke-70 sudah kita rasakan. Berbagai kegiatan pun digelar di semua tempat, mulai dari lomba-lomba, jalan sehat, upacara, maupun karnaval. Bendera, umbul-umbul, dan berbagai perhiasan bertema merah putih pun tampak meramaikan kemerdekaan Indonesia ini. Berbagai toko pun menyediakan pernak-pernik merah putih, mulai dari pin, bendera, slayer, dan juga kaos cinta Indonesia.
Semangat cinta tanah air atau cinta Indonesia pun dirasa mencapai puncaknya di bulan ini. Semua orang tak kenal lelah menyiapkan berbagai hal untuk menyemarakkan hari kemerdekaan, mulai dari waktu, tenaga, hingga biaya. Muncul sebuah pertanyaan, benarkah itu semua menunjukkan kita cinta Indonesia?

Mengurai Makna Cinta
Cinta merupakan rasa kasih sayang kita terhadap sesuatu. Ketika kita mengatakan bahwa “kita mencintai keluarga kita”, maka ini menunjukkan rasa kasih sayang yang kita miliki terhadap keluarga kita. Ada atau tidaknya rasa cinta terhadap sesuatu dapat dapat dilihat dari tanda-tandanya. Tanda-tanda cinta yang dapat kita amati setidaknya meliputi : selalu ingat, kagum, rela berkorban, takut kehilangan, dan selalu menaati. Setidaknya itulah tanda-tanda yang bisa kita lihat dari rasa cinta.
Selalu Ingat
Jika kita mencintai seseorang, siapapun dia, maka kita akan selalu mengingatnya. Setiap saat pikiran kita akan selalu memikirkannya. Demikian juga dengan cinta kita terhadap Indonesia, seharusnya menjadikan kita selalu ingat dengan negeri ini. Ketika kita sedang mendapatkan jabatan tertentu, maka rasa cinta ini ditunjukkan dengan kita selalu ingat  kondisi negeri ini. Sehingga, setiap kebijakan yang kita keluarkan akan selalu bermuara pada kemakmuran dan kesejahteraan negeri ini. Bukan malah sebaliknya, kebijakan yang merugikan negeri ini.
Kagum
Kecintaan kita terhadap sesuatu tentu saja ditunjukkan dengan kekaguman kita terhadap sesuatu tersebut. Mustahil kita mengaku mencintai seseorang tanpa memiliki rasa kagum terhadapnya. Kecintaan kita kepada Indonesia semestinya juga ditunjukkan dengan kekaguman kita kepada negeri ini. Apa yang bisa kita kagumi dari negeri ini? Indonesia merupakan negeri terindah yang kita kenal. Kesuburan, kekayaan dan keelokan alamnya mampu menyedot perhatian dunia. Sehingga, banyak sekali orang yang ingin berkunjung ke Indonesia serta mempelajari budaya kita. Sayangnya, sebagian besar kita justru lebih kagum dengan budaya luar. Jarang sekali kita lihat generasi muda yang mau belajar dan melestarikan budaya Indonesia. Bagi mereka, budaya asing tampak lebih mengagumkan dan menarik. Jika sudah demikian, pantaskah mengaku cinta Indonesia?
Rela Berkorban
Rasa cinta menuntut kita untuk rela berkorban untuk apa atau siapa yang kita cintai. Apapun yang diminta, tentu saja akan kita berikan sebagai bukti rasa cinta kita. Rasa cinta kepada tanah air menuntut kita harus siap berkorban bagi negeri ini. Terlebih di saat negeri ini sedang dirundung duka, atau sedang dilanda banyak masalah.
Takut Kehilangan
Jika kita mencintai sesuatu maka kita pasti akan takut kehilangan sesuatu tersebut. Segala cara kita lakukan agar kita tidak kehilangan sesuatu yang kita cintai. Demikian juga cinta kita kepada Indonesia, semestinya kita tunjukkan dengan rasa takut kehilangan negeri ini. Tentu saja yang dimaksud adalah rasa takut negeri ini akan dikuasai atau dipengaruhi negara lain, rasa takut terjadi perpecahan di negeri ini, dan sebagainya.
Selalu Menaati
Jika kita mencintai seseorang  maka biasanya kita akan selalu menaati orang yang kita cintai. Seorang istri akan selalu menaati suaminya, dikarenakan rasa cinta dan penghormatannya. Demikian juga ketika kita mengaku cinta Indonesa, maka semestinya kita akan selalu menaati segala aturan yang berlaku di negeri ini. Aturan perundang-undangan telah disusun para pemimpin kita untuk mewujudkan kemakmuran bangsa ini.
Demikian beberapa tanda cinta yang semestinya kita tunjukkan. Tanda-tanda tersebut menjadi bukti cinta kita kepada negeri ini. Apa bukti cinta anda kepada Indonesia? Tambahkan di kolom komentar ya! Semoga bermanfaat!

0 comments:

Post a Comment

 
SangPengajar.com © 2016 | Contact Us | Pingin Punya Blog Keren?
Top