Bagi para guru, siswa, dan mahasiswa, laptop saat ini seakan menjadi barang yang wajib dimiliki. Bisa dikatakan laptop berada di peringkat kedua setelah handphone yang saat ini dibutuhkan banyak orang. Terkait dengan tuntutan kebutuhan yang semakin meluas ini maka teknologi laptop dan perangkat pendukungnya juga demikian pesat berkembang. Baik perkembangan hardware, software, maupun perangkat pendukung lainnya.
Bagi para praktisi dunia pendidikan yang selalu dihadapkan pada berbagai tugas akademis, kebutuhan untuk mengakses informasi terkini menuntut untuk memiliki laptop dengan baterai yang memiliki daya tahan cukup lama. Sehingga, tidak direpotkan dengan melakukan pengisian baterai (charging) berkali-kali. Dengan sering melakukan pengisian baterai (charging) maka dapat mengakibatkan daya tahan baterai akan semakin menurun dan akhirnya kita harus mengganti baterai laptop dengan yang baru.

Tips memilih baterai laptop
Mengingat pentingnya laptop dalam mendukung kerja dan tugas-tugas kita, maka sebaiknya dalam membeli baterai laptop pun kita mempertimbangkan hal-hal untuk kenyamanan kinerja kita. Inilah beberapa tips dalam memilih baterai laptop:

Perhatikan jenis baterai laptop anda!
Meskipun secara fisik kelihatan sama, tetapi baterai laptop memiliki beberapa jenis jika ditinjau dari bahan pembuatnya. Jenis baterai yang dari awal hingga saat ini banyak digunakan adalah Li-Ion ( Lithium Ion). Jenis baterai ini memiliki berbagai kelebihan, di antaranya adalah dari segi ketahanannya. Laptop-laptop terbaru saat ini sudah menggunakan baterai Li-Po (Lithium Polymer). Jenis baterai ini memiliki kelebihan dibandingkan jenis baterai Li-Ion yaitu lebih tahan terhadap overcharge atau kelebihan pengisian. Sehingga, jenis baterai Li-Po ini lebih cocok bagi anda yang sering memasang charger laptop ketika sedang bekerja dengan laptop, atau sering kelupaan untuk mencabut charger ketika baterai sudah penuh. Untuk melihat jenis baterai laptop yang anda gunakan dapat dilakukan dengan melihat jenis baterai yang tertera dibalik atau bagian dalam baterai dengan terlebih dahulu mencopotnya. Dengan demikian untuk membeli baterai laptop baru anda pun harus mencocokan jenis dan code baterai agar sesuai (compatible)  dengan laptop anda.
Perhatikan type baterai anda !
Laptop yang dikeluarkan memiliki type yang bermacam-macam. Secara umum, jika beda type laptopnya maka type baterainya juga akan berbeda. Type baterai ini biasanya dituliskan dalam bentuk code. Meskipun hanya berbeda satu digit saja dalam code baterai, biasanya akan berbeda walaupun secara fisik mungkin tidak ada yang berbeda.
Perhatikan keaslian baterai yang anda beli!
Berbagai macam baterai laptop yang dijual di pasaran saat ini adalah baterai Original, baterai OEM, baterai KW1, baterai KW2 , dan sebagainya. Lalu, apa perbedaannya? Baterai original umumnya hanya dijual oleh service center atau dealer resmi produsennya. Baterai OEM adalah  baterai yang memiliki kualitas sama dengan original akan tetapi dibuat oleh perusahaan lain atas lisensi dari produsennya. Sedangkan, baterai KW1-KW2 dan seterusnya adalah baterai tiruan atau baterai replika yang diproduksi oleh perusahaan yang tidak memiliki lisensi dari produsen aslinya. Dari sisi kKualitas, anda tidak perlu khawatir jika terpaksa harus membeli baterai OEM karena walaupun harganya lebih murah dari baterai original tapi memiliki kualitas yang sama dengan baterai original. Namun jika terpaksa anda harus memilih baterai KW , maka anda harus siap dengan segala akibatnya, baik dari sisi umur baterai, daya tahan, dan kualitas fisiknya pun akan sebanding dengan harganya.

Demikian beberapa tips memilih baterai laptop. Semoga bermanfaat !

1 comments:

  1. di olshop saya lihat ada baterai laptop lenovo OEM harganya 300an masuk akal ga bang ?

    ReplyDelete

 
SangPengajar.com © 2016 | Contact Us | Pingin Punya Blog Keren?
Top